KUBU Sebuah Memoir: Perjalanan Satu Dasawarsa (2014-2024) menghimpunkan sebanyak 19 artikel yang ‘inklusif’ oleh segenap penulis, pendiskusi dan pembicara. Diskusi jalanan KUBU, tidak hanya memberi konsentrasi kepada ‘mawduk’ pembicaraan intelektual yang serius, sulit, resah dan gelisah, tetapi juga turut mengangkat naratif-naratif seharian, yang terpinggir, yang sederhana serta membumi sifatnya. Betapa segenap perkara yang dibicara, beradun secara saksama, diperdebat serta didiskusi, sepanjang-panjang KUBU ‘bernafas’ dan melayarkan prahara wacananya.
Bermula dengan penulisan sejarah saat bermulanya diskusi KUBU, yang diupayakan sebagai platform wacana awam (public discourse), lalu merambah ia kepada perbincangan-perbincangan separa ideologi, akar-akar falsafah, faham kepolitikan nan membuana, polemika teologi, sastera dan budaya, resensi buku, retrospektif diri, rangkaian-rangkaian apresiasi, senandung-senandung puisi perlawanan, sehinggalah sampai ke catatan terakhir (karangan ke-19), daripada saudara Benz, yang ‘mengunci’ langgam kata, seterusnya mengibrahkan ‘khulasah’. Dalam penulisan ini, Benz noktahkan semangat inspiratif solidariti, bersulam kenang-kenangan selama 10 tahun yang bercampur baur, sesekali membuai episod-episod yang meruntun sukma, di sepanjang program anjuran KUBU.














Reviews
There are no reviews yet