Memoir Tahanan Palestin

Disusun oleh YASSER ALBANNA
Diterjemah oleh HAZWAN HANIF

The Biblio Press (Cetakan Pertama, 2025)
vi + 210 halaman

RM35.00

In stock

Members pay RM34.30. Join Free »
Purchase this item and earn 35 Reward Points.

Memoir Tahanan Palestin adalah sebuah karya yang menggugah emosi, disusun oleh wartawan Yasser Al-Banna selepas mendengar sendiri cerita-cerita mengejutkan daripada para tahanan Palestin yang dibebaskan dalam satu pertukaran tahanan pada 18 Oktober 2011.

Dengan pendekatan naratif yang segar dan berbeza, Yasser Al-Banna bersama pasukannya menyalin kembali kesaksian para tahanan dalam bentuk memoir yang penuh dengan kekuatan dan keperitan.

Buku ini membuka mata pembaca kepada realiti kehidupan di balik jeriji besi penjara Israel, menggambarkan penderitaan yang
sukar dibayangkan serta keberanian luar biasa yang ditunjukkan oleh mereka yang berjuang demi kebebasan.

Memoir Tahanan Palestin bukan sekadar cerita tentang penindasan, tetapi juga tentang harapan, maruah, dan semangat juang yang tidak akan padam walaupun dalam kegelapan.

Pendahuluan
-Tun Dr. Mahathir Mohamad

Ucapan Terima Kasih dan Penghargaan
-Norma Hashim

Pendahuluan
-Dr. Mahmoud Muhammad Al Hirthani

Mukadimah
-Ramzy Baroud

Kontradiksi Hidup Bersama dan Kunjungan Penuh Derita
-Abdul Rahman Shihab

“Ibarat Dicabut Nyawa atau Lebih Kejam“
-Ibrahim AL-Masri

Dahagakan Kebebasan
-Ibrahim Shalash

Dahagakan Kebebasan (Bahagian 2)
-Abbas Shabana

Kenangan Itu Membunuh
-Sana Shuhada

Gema Itu Pergi!
-Ahmad Al-Najjar

Sarat Dengan Kesakitan
-Akram Mansour

Nota Diari yang Menyimpan Segala Imej Kesayangan, Dicuri!
-Eyad Obayyat

Isteri Sang Pahlawan juga Pahlawan
-Arina Sarahna

Kenangan yang Masih Menyakitkan
-Salim al-Kayali

Berilah Khabar Gembira kepada Orang yang Sabar
-Rawhi Moshtaha

Bertahan Walaupun dalam Kesakitan
-Ibrahim Jundiyah

Dibebani oleh Kesendirian
-Obada Bilal

Antara Kegelapan yang Meresapi Cahaya Kebebasan
-Alaa Al-Bazyan

Bahu Lelaki
-Ali Al-Amoudi

Pertarungan dengan Pegawai Shabak: Kenangan dari “Kubur Orang Hidup”
-Forsan Khalifah

Hari Ketika Serpihan Hati Berselerakan!
-Qaherah As Sa’di

Hati Tergantung Antara Penjara dan Kaabah yang Dimuliakan
-Mazin Fuqaha

“Serbuan”
-Muhammad Ad Dirawi

“Mimpi Itu Ibarat Sebuah Perahu yang Membawa Saya kepada Roh Tersayang”
-Walidah Marwan Al Zard

Ancaman “Pemerkosaan” Adalah Mimpi Ngerl dan “Kejatuhan Saya” Adalah Impian Mereka
-Wafa’ Albis

Di dalam Penjara, Kenangan Tentang Sabar dan Cabarannya
-Nael Al-Barghouthi

Saya Tidak Akan Mampu Membalas Walau Sebesar Zarah
-Abdullah Abu Shalbak

Senyuman
-Abeer Amro

Kesakitan dengan Harapan
-Akram Al-Rikhaawi

Saksi kepada Kematian
-Akram Salameh

Dadu dan Pertaruhan
-Ayman al-Sharawna

Menghirup Kenangan
-Bassem al-Natsheh

Tesis Penyakit
-Firas Abu Shkeidem

Wanita Sendirian
-Hana Shalabi

Kesakitan Kebebasan Mengikat Diri
-Hassan Al-Safadi

Kegelapan Sel Penjara
-Ihab Qannan

Ketika Darah Saya Menerangi Jalannya!
-Khader Adnan

Jalbu’ adalah Garisan Merah
-Merad Abu Rukab

“Ketika Ibu yang Penyayang Meninggalkan Saya”
-Nizar Al-Tamimi

“Selamat Tinggal, Sahabat Penjara”
-Rafat Al-Uroqi

Separuh Tubuh yang Tersisa
-Shabaan Hassouna

“Ternyata Bukan Mimpi”
-Somud Karojah

“Saya Rindu Pada Harumnya!”
-Taha Syakhsyir

“Andai Saya di Tempatmu!”
-Taisir Sulaiman

“Akar-akar al-Qassam”
-Waleed Aql

“Terowong Harapan”
-Yasser Hijaz

Pesanan daripada Seorang Tahanan
-Hassan Salameh

Weight0.25 kg
Dimensions20 × 13 × 2 cm
Author(s)

,

Class

Book

Format

Paperback

Language

Malay

Publisher

Year Published

2025

Reviews

There are no reviews yet

Add a review
You must be logged in to post a review Log In

Related Works from these Authors

  • Rihlah Ibnu Khaldun

    Rihlah Ibn Khaldun

    RM45.00